Selasa, 06 Desember 2011

Berfilosofi (cukup menyentuh) :D

mari kita berfilosofi...

ketika seorang ayah di marahi oleh anaknya, ia selalu memaku di sebuah kayu...hingga jumlah paku pada kayu tersebut sedikit demi sedikit berubah menjadi banyak....
hingga suatu saat sang anak melihat bahwa sang ayahnya slalu memaku jikalau ia memarahi beliau...
kmudian sang anak tergerak hatinya untuk meminta maaf.satu persatu kata maaf terlontar dari mulut sang anak. dan satu persatu itu pula paku yang menancap pada kayu tersebut dilepas oleh sang ayah.
namun, meski paku telah satu persatu dilepas, tapi tetap meninggalkan bekas.. yang tidak akan pernah hilang sampai kapanpun...

suatu kesalahan yang telah diperbuat memang slalu mendatangkan penyesalan,
meski pada awalnya rasanya menyakitkan, dan berakhir dengan kata maaf, namun perasaan luka pasti akan timbul dalam lubuk hati.... meski kata maaf keluar dari dalam mulut,, namun rasa sakit yang terjadi dahulu2 akan memberikan bekas yang ngga akan pernah hilang sampe kapanpun.......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar